Jumat, 08 Januari 2016


Suplay Chain Management
            Pengertian supply adalah sejumlah material yang disimpan dan dirawat menurut aturan tertentu dalam tempat persediaan agar selalu dalam keadaan siap pakai dan ditatausahakan dalam buku perusahaan. Pengertian supply chain adalah sebuah proses bisnis dan informasi yang berulang yang menyediakan produk atau layanan dari pemasok melalui proses pembuatan dan pendistribusian kepada konsumen.  Sedangkan menurut Indrajit dan Djokopranoto supply chain adalah suatu tempat sistem organisasi menyalurkan barang produksi dan jasanya kepada para pelanggannya. Rantai ini juga merupakan jaringan dari berbagai organisasi yang saling berhubungan dan mempunyai tujuan yang sama, yaitu sebaik mungkin menyelenggaraka  pengadaan atau penyalur barang tersebut.  

Pengertian Manajemen adalah teknik atau seni untuk mengarahkan dan menggerakkan orang lain dalam rangka mencapai tujuan. 

           Fungsi-fungsi manajemen yang utama adalah :merencanakan (Planing), yaitu merencanakan apa yang akan mereka lakukan, kemudian mengorganisasikan (Organize) untuk mencapai rencana tersebut. Selanjutnya mereka menyusun staf (Staff) organisasi mereka dengan sumber daya yang diperlukan. Dengan sumber daya yang ada, mereka mengarahkan (Directing) untuk melaksanakan rencana. Akhirnya mereka mengendalikan (Control) sumber daya, menjaganya agar tetap beroperasi secara optimal. 

          Pengertian Supply Chain Management Menurut Schroeder Supply Chain Management (SCM) adalah perancangan, desain, dan kontrol arus material dan informasi sepanjang rantai pasokan dengan tujuan kepuasan konsumen sekarang dan di masa depan.  Menurut Simchi-Levi et al SCM adalah suatu pendekatan dalam mengintegrasikan berbagai organisasi yang menyelenggarakan pengadaan atau penyaluran barang, yaitu supplier, manufacturer, warehouse dan stores sehingga barang-barang tersebut dapat diproduksi dan didistribusikan dalam jumlah yang tepat, lokasi yang tepat, waktu yang tepat dan biaya yang seminimal mungkin.Dari kedua definisi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa SCM adalah suatu rantai pengadaan barang kepada pelanggan dalam rangka menjamin ketersediaan material dan meminimalisasikan biaya. 

Tujuan supply chain manajemen berdasarkan definisi diatas adalah:
  1. Supply chain manajemen menyangkut pertimbangan mengenai lokasi setiap fasilitas yang memiliki dampak terhadap aktivitas dan biaya dalam rangka memproduksi produk yang diinginkan pelanggan dari supplier dan pabrik hingga disimpan di gudang dan pendistribusiannya ke sentra penjualan.
  2. Mencapai efisiensi aktivitas dan biaya seluruh sistem, total biaya sistem dari transportasi hingga distribusi persediaan bahan baku, proses kerja dan barang jadi.


Selasa, 05 Januari 2016




JURNAL
TENTANG SUPPLY CHAIN MANAGEMENT

  • 1.     ISI PEMBAHASAN
Faktor-faktor yang mempengaruhi level of product availability menurut Chopra dan Meindl (2007) adalah cost of understocking, cost of overstocking dan optimal order size. Oleh karena itu dilakukan penelitian pada ruang lingkup gu­dang dan toko grosir serta eceran. Hal ini dipengaruhi secara langsung oleh bagian produksi atau produk dan juga oleh cus­tomer, baik rumah tangga maupun retailer.

  • 2.      METODE PENELITIAN
Metode penelitian yang akan di lakukan adalah (chopra dan meindl, 2007) :
1.      Melakukan identifikasi supply chain awal.
2.      Mengidentifikasi dan mengumpulkan data mengenai permintaan atau penjualan produk 60 hari.
3.      Melakukan validasi pada permintaan dengan bantuan SPSS 16 for windows.
4.      Melakukan simulasi permintaan untuk menentukan probabilitas dari data permintaan tersebut.
5.      Menentukan expected marginal benefit dan expected marginal cost untuk menentukan expected marginal contribution.
Expected marginal benefit =
profit for total additional order × Prob(demand ≥ D1)
Expected marginal cost =
loss for total additional order × Prob(demand < D1)
Expected marginal contribution =
expected marginal benefit - expected marginal cost
6.      Menentukan optimal cycle service level (CSL*) meng­gunakan perhitungan cost of product, cost of overstock­ing (Co), cost of understocking (Cu), optimal cycle ser­vice level (CSL)
7.      Menentukan nilai optimal order size (O*) dengan mengikuti distribusi normal berdasarkan persamaan :
O* =  (CSL*,μ  *,μ, σ).

  • 3.      HASL PENELITIAN
Hasil pengumpulan data selama dua bulan kemudian dilakukan validasi untuk melihat data terdistribusi secara normal. Kemudian dilakukan simulasi pada data permintaan, menggunakan simulasi monte carlo selama 24 bulan atau 2 tahun. Selanjutnya merata-rata demand simulasi pada tiap bu­lannya, Tahap berikutnya adalah menentukan nilai dari expected marginal contribution. Simulasi permintaan dilakukan selama dua ta­hun yang didapat dari hasil trial error untuk mencari hasil simulasi pada data permintaan yang mendekati nilai aktual pada perusahaan keripik singkong. Berdasarkan hasil simu­lasi data permintaan kemudian juga dilakukan pengujian dan verifikasi apakah terdistribusi normal atau tidak.